.......... Allah menjadikan kamu cinta kepada keimanan dan menjadikan iman itu indah dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan dan kedurhakaan...........
[Al Hujuraat (49) : 7]
[Al Hujuraat (49) : 7]
Salam untuk semua sahabat yang merindukan kebenaran dan senantiasa berjuang untuk tegaknya kebenaran (Al Haq). Semoga Allah menjadikan kita semua termasuk golongan manusia yang ikhlas dalam berjuang.
Menjadi pribadi muslim yang menyejukan membuat semua mata yang memandang menjadi indah merupakan suatu hal yang menjadi impian. Jum'at lalu saya menyaksikan sebuah hal yang membuat saya ingin segera mnulisnya tapi sayang baru hari ini saya menulisnya. Tdk seperti biasanya saya berkesempatan datang ke masjid lebih awal (tapi tetep cuma dapet shaf ke-2) ternyata.....hehehehe...
Waktu shalat sudah hampir dimulai, masjidpun sudah hampir penuh tapi Khatib yang ditunggu belom juga hadir (wah bisa2 saya yang gantiin nich...ga mungkin....xixixiixxi). Seperti biasa pengurus masjid sudah siap dengan penggantinya..jreng..jreng... tiba2 sang Ustadz datang dari barisan belakang dan setiap lewat stau shaf ia bersalaman dengan jamaah yang ia lewati mau tau apa yang saya lihat, saya melihat semua orang yang bersalaman dengannya tersenyum dan pandangannya begitu ramah (termasuk saya) walaupun mereka belum mengenal ustadz ini sebelumnya. Padahal saya nda sempat memperhatikan penampilan ustadz itu, tapi saya selalu mencoba melihat dari sisi lain.
Subhanallah saya dapat lagi satu pelajaran lagi siang ini.....!!!
Pelajaran apa coba....???
Bukan sudah biasa kalau kita bertemu sesama muslim bersalaman dan saling senyum...???
Sobat... ini beda, saya melihat ketulusan dari mata yang indah itu..... ternyata semua orang dapat memancarkan tatapan mata seperti itu tapi mengapa hanya sesekali saja dan apa yang menyebabkan hal itu terjadi.....????
Sambil terus mencari jawabannya tentu tanpa mengabaikan isi Khutbah yang disampaikan karena mungkin saya menemukan jawabannya dalam khutbah jum'at ini. Mungkin ada sobat yang bisa membantu saya menemukan jawabannya....??//
Saya baru menemukan jawabannya setelah sampai di ruangan, duduk dan membaca beberapa artikel, lalu sedikit buka2 Al-quran dan saya menemukan ayat yang saya lampirkan diatas tulisan ini..... hehehe....saya hanya mencoba mengaitkannya semoga saya tidak salah menarik pelajarannya. Ternyata Allah menciptakan kita dengan sebuah Fitrah bahwa dalam hati ini ada kecintaan terhadap keimanan. Mungkin karena Ustadz ini merupakan pribadi yang beriman tanpa disadari hati kita tertarik untuk mencintai keimanannya. Walau kita belum mengenal lama orang tersebut dengan itu kita memandangnya sebagai pribadi yang baik. Lalu saya mencoba mengaitkannya dengan kata Husnuzhan (berbaik sangka) saya berfikir jika kita memandang sesorang dari sisi kebaikannya dan mengabaikan keburukannya(kekurangannya) kita pasti bisa meancarkan tatapan mata yang indah. Dan jika kita ingin menyaksikan mata setiap orang yang menatap kita terlihat indah maka kita harus menjadi pribadi yang baik (beriman) dengan demikian kita dapat menjadi "penyejuk mata" bagi orang lain....ihhhwow...
Jadi sobat jika kita ingin memiliki mata yang indah....!!
"Gunakanlah mata kita untuk melihat kebaikan orang lain" (juga gunakan mata untuk melihat yang baik2.....OK)
Wallahu'alam......
Menjadi pribadi muslim yang menyejukan membuat semua mata yang memandang menjadi indah merupakan suatu hal yang menjadi impian. Jum'at lalu saya menyaksikan sebuah hal yang membuat saya ingin segera mnulisnya tapi sayang baru hari ini saya menulisnya. Tdk seperti biasanya saya berkesempatan datang ke masjid lebih awal (tapi tetep cuma dapet shaf ke-2) ternyata.....hehehehe...
Waktu shalat sudah hampir dimulai, masjidpun sudah hampir penuh tapi Khatib yang ditunggu belom juga hadir (wah bisa2 saya yang gantiin nich...ga mungkin....xixixiixxi). Seperti biasa pengurus masjid sudah siap dengan penggantinya..jreng..jreng... tiba2 sang Ustadz datang dari barisan belakang dan setiap lewat stau shaf ia bersalaman dengan jamaah yang ia lewati mau tau apa yang saya lihat, saya melihat semua orang yang bersalaman dengannya tersenyum dan pandangannya begitu ramah (termasuk saya) walaupun mereka belum mengenal ustadz ini sebelumnya. Padahal saya nda sempat memperhatikan penampilan ustadz itu, tapi saya selalu mencoba melihat dari sisi lain.
Subhanallah saya dapat lagi satu pelajaran lagi siang ini.....!!!
Pelajaran apa coba....???
Bukan sudah biasa kalau kita bertemu sesama muslim bersalaman dan saling senyum...???
Sobat... ini beda, saya melihat ketulusan dari mata yang indah itu..... ternyata semua orang dapat memancarkan tatapan mata seperti itu tapi mengapa hanya sesekali saja dan apa yang menyebabkan hal itu terjadi.....????
Sambil terus mencari jawabannya tentu tanpa mengabaikan isi Khutbah yang disampaikan karena mungkin saya menemukan jawabannya dalam khutbah jum'at ini. Mungkin ada sobat yang bisa membantu saya menemukan jawabannya....??//
Saya baru menemukan jawabannya setelah sampai di ruangan, duduk dan membaca beberapa artikel, lalu sedikit buka2 Al-quran dan saya menemukan ayat yang saya lampirkan diatas tulisan ini..... hehehe....saya hanya mencoba mengaitkannya semoga saya tidak salah menarik pelajarannya. Ternyata Allah menciptakan kita dengan sebuah Fitrah bahwa dalam hati ini ada kecintaan terhadap keimanan. Mungkin karena Ustadz ini merupakan pribadi yang beriman tanpa disadari hati kita tertarik untuk mencintai keimanannya. Walau kita belum mengenal lama orang tersebut dengan itu kita memandangnya sebagai pribadi yang baik. Lalu saya mencoba mengaitkannya dengan kata Husnuzhan (berbaik sangka) saya berfikir jika kita memandang sesorang dari sisi kebaikannya dan mengabaikan keburukannya(kekurangannya) kita pasti bisa meancarkan tatapan mata yang indah. Dan jika kita ingin menyaksikan mata setiap orang yang menatap kita terlihat indah maka kita harus menjadi pribadi yang baik (beriman) dengan demikian kita dapat menjadi "penyejuk mata" bagi orang lain....ihhhwow...
Jadi sobat jika kita ingin memiliki mata yang indah....!!
"Gunakanlah mata kita untuk melihat kebaikan orang lain" (juga gunakan mata untuk melihat yang baik2.....OK)
Wallahu'alam......
@@@
.......... "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon kepada Engkau sesuatu yang aku tiada mengetahui (hakikat) nya. Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang-orang yang merugi."[Huud(11) : 47]
.......... "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari memohon kepada Engkau sesuatu yang aku tiada mengetahui (hakikat) nya. Dan sekiranya Engkau tidak memberi ampun kepadaku, dan (tidak) menaruh belas kasihan kepadaku, niscaya aku akan termasuk orang-orang yang merugi."[Huud(11) : 47]

Tidak ada komentar:
Posting Komentar