ومن يبتغ غير الإسلام دينا فلن يقبل منه وهو في الآخرة من الخاسرين
Barang siapa mencari dien selain dien Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. [Ali Imran(3) : 85]
Barang siapa mencari dien selain dien Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi. [Ali Imran(3) : 85]
Maaf jika judul yang terbit hari ini agak gimana githu, tapi yach ga masalah inikan blog saya dan saya hanya ingin menyampaikan pikiran saya dan semoga dapat membuka cara berfikir semua pihak. Tak ada motivasi apapun kecuali hanya Da'wah bil Haq.........
Menjelang kemegahan pesta demokrasi yang akan berlangsung di negara Indonesia yang kita cinta ini. Dan seperti tahun-tahun yang telah berlalu saya selalu merasa bersedih melihat semangat teman-teman yang ingin memperjuangkan syariat ini dengan jalan demokrasi. Mengapa mereka masih belum tersadar apa yang mereka lakukan akan menjadi batu sandungan yang besar bagi umat ini. Mereka akan mudah dipecah belah dalam Partai-partai dan golongan-golangan kecil. Sepenggal ayat yang saya kutip diatas telah menjelaskan bahwa Allah telah menyediakan Islam sebagai ad dien (sistem hidup) yang sempurna. Tentu Islam adalah sitem hidup/aturan yang cocok untuk mengatur manusia dan alam semesta ini karena Islam bersumber langsung dari Yang Maha Pencipta. Lalu Mengapa demokrasi musyrik...??? kalian tau kan arti demokratos....??? ya benar, demokrasi berarti kekuasaan ada di tangan rakyat. Padahal telah jelas bahwa kekuasaan Mutlak Milik ALLAH sebagai Maha Raja (Al Malik). Lalu bukan kah islam juga mengajarkan musyawarah.....?? Memang islam mengajarkan musyawarah, tapi ingat musyawarah dalam hala apa dulu......!!!! Lho mengapa demikian....??? (Al Maa'aida (5): 44-45 dan 47). Ada tiga kriteria bagi yang monolak Hukum Allah yaitu Kafir (44), dzalim (45) dan fasik (47). Mereka (org yang berdemokrasi) tidak menjadikan Al-Qur'an dan Sunah sebagai pegangan/rujukan awal dalam memusyawarahkan sesuatu. Contoh kasus : Anda setuju bahwa bezina itu haram dan dilarang.....??? saya tanya lagi Hukumnya dalam Al-qur'ah dan sunnah sudah jelaskan.....??? Lalu mengapa 'wakil-wakil' yang anda pilih itu masih memperdebatkannya....?? dan bahkan memutuskan untuk melokalisasi tempat-tempat perzinaan....!!! bahkan untuk pornografi saja undang2nya masih diperdebatkan(Astagfirullah) Lalu anda setuju tidak bahwa khamr (sesuatu yang memabukan itu) Haram.....??? Lalu mengapa "pemerintah" yang katanya dipilih oleh rakyat melalu pesta demokrasi(pemilu) yang diartikan telah mendapat mandat dari Tuhan karena dalam demokrasi rakyat yang berkuasa, membuat peraturan untuk perizinan bagi pabrik-pabrik pemubuat 'khamr' dan izin bagi tempat-tempat tertentu untu menjualnya.....??? (itu baru contoh sederhana)
ya....
Lalu mengapa golput juga "Haram"....???
inilah fenomena yang menyedihkan ketika "Ulama" yang dianggap sebagai pewaris para nabi telah menetapkan hukum yang tak sesuai dengan Al-Qur'an dan Sunah, tapi saya yakin masih ada Ulama yang sesungguhnya dan tetap Istiqomah walaupun jumlah mereka tak banyak. Karena memang kebanyakan manusia membenci kebenaran.
ذلك بأنهم كرهوا ما أنزل الله فأحبط أعمالهم
Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka benci kepada apa yang diturunkan Allah (Al Qur'an) lalu Allah menghapuskan (pahala-pahala) amal-amal mereka.(47:9)
Yang demikian itu adalah karena sesungguhnya mereka benci kepada apa yang diturunkan Allah (Al Qur'an) lalu Allah menghapuskan (pahala-pahala) amal-amal mereka.(47:9)
Sudah jelaskan sesungguhnya 'mereka' itu tak ingin Islam tegak, mereka telah menipu kalian dengan memberi label "ISLAM" pada barang dagangan mereka di pasar demokrasi.
Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka). Maka janganlah kamu jadikan di antara mereka penolong-penolong (mu), hingga mereka berhijrah pada jalan Allah. Maka jika mereka berpaling, tawan dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menemuinya, dan janganlah kamu ambil seorang pun di antara mereka pelindung, dan jangan (pula) menjadi penolong, (4:89)
Dan sungguh Allah telah menurunkan kepada kamu di dalam Al Qur'an bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahanam, (4:140)
Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah," mereka menjawab: "(Tidak), tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami". "(Apakah mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apa pun, dan tidak mendapat petunjuk?" (2:170)
Itulah mereka yang sesungguhnya, padahal mereka telah mengetahui bahwa pendiri bangsa ini telah keliru dengan menjadikan Pancasila dan UUD'45 sebagai sumber dari segala sumber hukum yang ada di negeri ini. Mereka masih saja mengikuti nenek moyang mereka. Padahal telah jelas bagi mereka bahwa Al-Qur'an dan Sunah adalah 2 cahaya yang telah diwariskan kepada Umat manusia agar tak tersesat dalam menjalani kehidupan yang fana ini.Dan sungguh Allah telah menurunkan kepada kamu di dalam Al Qur'an bahwa apabila kamu mendengar ayat-ayat Allah diingkari dan diperolok-olokkan (oleh orang-orang kafir), maka janganlah kamu duduk beserta mereka, sehingga mereka memasuki pembicaraan yang lain. Karena sesungguhnya (kalau kamu berbuat demikian), tentulah kamu serupa dengan mereka. Sesungguhnya Allah akan mengumpulkan semua orang-orang munafik dan orang-orang kafir di dalam Jahanam, (4:140)
Dan apabila dikatakan kepada mereka: "Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah," mereka menjawab: "(Tidak), tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami". "(Apakah mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apa pun, dan tidak mendapat petunjuk?" (2:170)
(Ini adalah) satu surat yang Kami turunkan dan Kami wajibkan (menjalankan hukum-hukum yang ada di dalam) nya, dan Kami turunkan di dalamnya ayat-ayat yang jelas, agar kamu selalu mengingatinya. (24:1)
dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan musibah kepada mereka disebabkan sebahagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik. Apakah hukum Jahiliah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?(5:49-50)
Jadi boleh dikatakan Demokrasi itu "Haram"......???dan hendaklah kamu memutuskan perkara di antara mereka menurut apa yang diturunkan Allah, dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka. Dan berhati-hatilah kamu terhadap mereka, supaya mereka tidak memalingkan kamu dari sebahagian apa yang telah diturunkan Allah kepadamu. Jika mereka berpaling (dari hukum yang telah diturunkan Allah), maka ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah menghendaki akan menimpakan musibah kepada mereka disebabkan sebahagian dosa-dosa mereka. Dan sesungguhnya kebanyakan manusia adalah orang-orang yang fasik. Apakah hukum Jahiliah yang mereka kehendaki, dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin?(5:49-50)
ya....
Lalu mengapa golput juga "Haram"....???
inilah fenomena yang menyedihkan ketika "Ulama" yang dianggap sebagai pewaris para nabi telah menetapkan hukum yang tak sesuai dengan Al-Qur'an dan Sunah, tapi saya yakin masih ada Ulama yang sesungguhnya dan tetap Istiqomah walaupun jumlah mereka tak banyak. Karena memang kebanyakan manusia membenci kebenaran.
Sesungguhnya Kami benar-benar telah membawa kebenaran kepada kamu tetapi kebanyakan di antara kamu benci pada kebenaran itu.(43:78)
Dan di antara manusia ada orang yang ucapannya tentang kehidupan dunia menarik hatimu, dan dipersaksikannya kepada Allah (atas kebenaran) isi hatinya, padahal ia adalah penantang yang paling keras. (2:204)
Dan mereka mengingkarinya karena kedzaliman dan kesombongan (mereka) padahal hati mereka meyakini (kebenaran) nya. Maka perhatikanlah betapa kesudahan orang-orang yang berbuat kebinasaan.(27:14)
Wallahu'alam bish shawab
Dan mereka mengingkarinya karena kedzaliman dan kesombongan (mereka) padahal hati mereka meyakini (kebenaran) nya. Maka perhatikanlah betapa kesudahan orang-orang yang berbuat kebinasaan.(27:14)
Wallahu'alam bish shawab
Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang dzalim itu seorang penolong pun. (5:72)
note: Insya Allah tulisan ini akan saya lengkapi dikesempatan yang lain.
note: Insya Allah tulisan ini akan saya lengkapi dikesempatan yang lain.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar