menghancurkannya maka dengan serta merta yang batil itu lenyap.”
Sepanjang abad ke-20 sehingga ke saat ini, agama batil ini untuk pertama kalinya dalam sejarah tersebar begitu meluas. Di dalam al-Qur'an, pengikut sistem agama yang batil membantah dengan yang batil agar dengan demikian mereka dapat melenyapkan kebaikan dan mereka menganggap ayat-ayat Kami dan peringatan terhadap mereka sebagai olok-olokan. Surah al-Kahfi: 56. ini adalah mengapa khususnya di era kita, adalah merupakan suatu kepentingan yang besar untuk menyertai jihad suci yang disebutkan di dalam al-Qur'an dan membatalkan setiap asas sistem agama ini dari sudut asas ideologi.(Harun Yahya)
"Agama Batil" atau kebatilan yang di maksud disini adalah ideologi seperti materialisme, komunisme, Darwinisme (asas saintifik bagi ideologi tersebut) dan beberapa sistem lain yang berasaskan kepada kemungkaran. Ini adalah karena seiring dengan peredaran masa, semua anutan ini bertukar menjadi sebuah konsep yang lengkap dengan sistem dan praktik kepercayaan yang tersendiri. Bahkan, masing-masing memiliki pemimpin idola dan sumber rujukan yang kekal menjadi pegangan para pengikutnya. Agama batil yang tersebar begitu meluas dan menarik jumlah penganut yang besar dengan berusaha menjadikan 'agama batil' ini mengatasi dan menentang keadilan dan agama yang hak (yaitu Islam) secara berterusan dengan menerbitkan pelbagai buku dan artikel untuk menyebarkan propaganda dan sentimen sebagai suatu sokongan terhadap agama buatan mereka.
Mereka membuat umat pada umumnnya terombang-ambing dalam keraguan yang besar. Mengatas namakan HAM (hak asasi manusia) dan melupakan Hak-hak Allah. Tak ada yang pantas dilakukan oleh seorang yang mengaku dirinya beriman kecuali kesiapan dan kebulatan tekad untuk terus memerangi ini semua. Janganlah pernah takut ataupun gentar karena Allah telah memberikan kabar gembiranya kepada orang-orang beriman:
Sesungguhnya orang yang berkata: Tuhan kami ialah Allah kemudian mereka berlaku adil nescaya turunlah kepada mereka malaikat, (katanya): Janganlah kamu takut dan janganlah kamu berduka-cita dan bergembiralah kamu dengan syurga yang telah dijanjikan kepadamu. Kamilah wali kamu pada hidup di dunia ini dan di akhirat dan untuk di sana apa-apa yang diingini oleh nafsumu dan untuk di sana apa-apa yang kamu minta. Sebagai rezekimu dari yang maha Pengampun lagi Pengasih. Siapakah yang terlebih baik perkataannya dari orang yang menyeru kepada Allah dan beramal soleh dan berkata: 'Sesungguhnya aku termasuk orang muslim'. (Surah Fussilat: 30-33)
Semoga setiap hembusan nafas kita bernilai ibadah disisi Allah. Berjihadlah dengan apa saja yang kita miliki (semampu kita), jangan pernah takut untuk senantiasa menyampaikan kebenaran walau hanya satu ayat.Wallahu a’alam bish-shawab


Tidak ada komentar:
Posting Komentar